orang-bebalMungkin kita pernah berhadapan dengan orang bebal di komunitas, keluarga atau ditempat kita berada. Sangatlah beruntung jika Anda tidak pernah bertemu dan bersinggungan dengan orang bebal di dunia ini.

Orang bebal adalah orang paling mengesalkan di dunia ini. Mereka melakukan hal-hal yang tidak sepantasnya, susah diberitahu, selalu mencari alasan dan selalu menyalahkan orang lain. Orang bebal adalah orang yang selalu menyalahkan orang lain tanpa dasar/bukti yang jelas, memutarbalikkan fakta dan memberikan judgment berdasarkan pikiran/perasaan/emosi sesaat tanpa adanya dasar/fakta yang BENAR dan SELALU SALAH dan asal-asalan menuding.

Orang bebal tidak pernah merasa bersalah atas tindakannya dan berat untuk mengakui kesalahannya sendiri. Seringkali orang bebal menggurui orang lain dengan merasa dialah orang yang paling tahu segalanya, dan seringkali yang terjadi adalah kebalikannya. Demikian pula orang bebal selalu mengatakan sesuatu apa yang dikerjakannya, seringkali pula yang terjadi adalah kebalikannya. Contoh adalah: di suatu milist seorang bebal menasihati rekannya dengan mengatakan “kalo ada kesalahpahaman ya langsung dikonfirmasi ke orang yang bersangkutan pasti beres“. Lha, kenyataannya si orang bebal ini justru melakukan kebalikannya di kehidupannya sehari – hari, seringkali menjudge/membuat statement terhadap seseorang dengan tanpa terlebih dahulu konfirmasi terhadap orang yang bersangkutan, sehingga seringkali judgment2 yang dilontarkan mengganggu kenyamanan hidup orang yang di judgment. Nah, yang parahnya jikalau orang bebal tersebut ditanya balik kenapa tidak konfirmasi terlebih dahulu kepada orang yang bersangkutan, dia dengan gampangan mengatakan “saya sudah lupa“, atau “maafkan saja saya“….NAH, ini seringkali senjata orang bebal untuk melindungi dirinya. Namun, ini bukan berhubungan dengan kasus maaf memaafkan saja, tapi yang meresahkan ialah setelah dimaafkan ribuan kali, ribuan kali + 1 pun orang bebal ini akan terus melakukannya. Dan lama-kelamaan statement/judgement orang bebal ini dapat meresahkan dan mengganggu kehidupan orang lain pada level yang lebih tinggi. Apa susahnya orang bebal ini, membuat statement/judgment sesuai fakta yang ada dan tidak mengambil keuntungan dari pemutarbalikan fakta yang dilakukan secara out of control, mengkonfirmasi terhadap orang yang bersangkutan dan menjadi humble untuk mengakui kesalahan? Dasar memang orang bebal!!!

Orang bebal tidak mau untuk mengevaluasi dan mengubah tindakan – tindakan negatifnya, meskipun kadangkala dia sadar di dalam hatinya akan kesalahannya, namun menganggap masukan orang terhadapnya dianggap sebagai suatu serangan balik ke dia dan seketika itu juga dia membela diri tanpa mengevaluasi dan merenungkan masukan orang lain tersebut.

Memang sangat menyebalkan bilamana menemui orang bebal di atas, tapi sebenarnya mereka patut dikasihani. Sebenarnya pada waktu mereka melakukan kebebalan tersebut, mereka tidak bahagia hatinya, tapi luar biasa kesal. Orang bebal sulit sekali untuk diubah.

Banyak orang berpikir orang bebal akan sadar bila dihajar di hadapan umum, dikonfrontasikan habis – habisan. di depan publik. Akan tetapi hal ini, selain mungkin kelihatannya kejam, juga terkadang tidak membuahkan hasil. Kenapa? Karena balik lagi, orang bebal akan selalu mencoba membenarkan dirinya dalam setiap keadaan (campur aduk antara tebal muka, tidak tahu diri, tidak tahu bersikap) dan selalu mengasihani diri sendiri dengan mengatakan kepada dirinya bahwa dia orang yang malang.

Semoga Anda adalah bukan orang bebal!

Advertisements